• Tentang Kami
  • Fokus Program
    • Edukasi Kerelawanan
    • Sosial dan Kemanusiaan
    • Pemberdayaan Masyarakat
    • Advokasi
  • Narasi
    • Berita Program
    • Artikel
    • Publikasi
  • Kemitraan
    • Jadi Mitra
    • Mitra Kami
Donasi Jadi Relawan

Respon Bencana Gempa NTT, Sekolah Relawan Salurkan Bantuan untuk Ribuan Korban Terdampak

Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur meninggalkan dampak yang masih dirasakan masyarakat hingga kini. Perjalanan pemulihan bagi para penyintas masih terus berlanjut. Bagi masyarakat terdampak, kehidupan harus kembali berjalan meski di tengah keterbatasan, mulai dari kebutuhan pangan, air bersih, kesehatan, hingga kebutuhan tempat beribadah. Di tengah situasi darurat ini, kehadiran relawan kemanusiaan menjadi salah satu tumpuan penting bagi para penyintas. 


Guna memastikan bantuan tersalur secara tepat kepada para penyintas, Sekolah Relawan masih terus hadir untuk mendampingi korban terdampak gempa bumi NTT. Hingga 7 September 2026, Sekolah Relawan telah menjalankan 49 aksi kemanusiaan dengan melibatkan sebanyak 12 relawan yang bertugas di wilayah terdampak. Berbagai aksi telah dilakukan sebagai respon tanggap untuk penyintas di masa darurat. 



Kebutuhan pangan menjadi salah satu keperluan utama yang sangat diperhatikan. Melalui dapur umum, Sekolah Relawan telah menyediakan sekitar 3.176 porsi makanan bagi para penyintas. Dapur umum menjadi salah satu bentuk dukungan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Krisis air bersih yang kerap menjadi ancaman pascabencana, kini juga berhasil didistribusikan sebanyak 195.000 liter air bersih ke posko-posko pengungsian.




Selain kebutuhan pangan, kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjadi salah satu respon kemanusiaan yang ikut disediakan oleh Sekolah Relawan. Lewat layanan medis darurat, sebanyak 2.021 penyintas telah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Sementara itu, 510 layanan psikososial juga telah disalurkan sebagai respon pemulihan trauma, khususnya kepada anak-anak dan lansia.




Dukungan lain juga diberikan melalui pos hangat sebanyak 1.132 paket. Kehadiran pos hangat menjadi salah satu bentuk layanan untuk menemani penyintas dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama berada di lokasi terdampak. Sekolah Relawan juga mendirikan satu mushola darurat sebagai ruang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan ibadah di tengah kondisi pascabencana.


Sekolah Relawan hanyalah sebagai jembatan penghubung kebaikan dari Orang Baik Indonesia untuk penyintas bencana gempa di NTT. Kolaborasi kebaikan ini diharapkan bisa menemani perjuangan para penyintas untuk bisa bangkit lebih kuat.

Telepon :

Email :

  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Berita Program
  • Artikel
  • Publikasi
  • Agenda
  • Majalah
  • Jurnal Dokumentasi
  • Mitra
  • Jadi Mitra
© 2026